Bupati Maesyal Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin dan Evakuasi Warga

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ifaktanews.com – Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Selasa malam (30/6/26).

Dalam kunjungannya, Bupati memastikan seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar.

Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari munculnya titik api kecil yang diduga dipicu kondisi cuaca kemarau dan gas metana dari timbunan sampah. Namun, kuatnya embusan angin menyebabkan api dengan cepat meluas ke sejumlah area lain di dalam kawasan TPA yang memiliki luas sekitar 33 hektare.

“Kami menerima laporan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terkait adanya titik api di TPA Jatiwaringin. Awalnya api masih kecil, namun karena angin bertiup cukup kencang, api kemudian menyebar ke area lain yang memiliki timbunan sampah,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, upaya pemadaman telah dilakukan sejak awal kejadian oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim pemadam kebakaran. Namun terdapat sejumlah titik yang sulit dijangkau kendaraan pemadam akibat akses jalan yang terbatas.

“Kami sekarang sedang berupaya membuka akses menuju titik-titik api dengan membongkar timbunan sampah menggunakan alat berat. Tujuannya agar kendaraan pemadam dan alat berat dapat lebih dekat ke lokasi sehingga proses penyiraman bisa dilakukan secara maksimal,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bahkan, Direktur Jenderal BNPB telah meninjau lokasi dan direncanakan akan dilakukan operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses melalui jalur darat.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-394, Pemkab Tangerang Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Alhamdulillah tadi juga sudah hadir dari BNPB dan besok direncanakan dilakukan penyiraman dari udara menggunakan helikopter. Langkah ini dilakukan karena masih ada beberapa lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan pemadam maupun alat berat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum kejadian kebakaran, DLHK bersama BPBD sebenarnya telah melakukan langkah antisipatif berupa penyiraman di sejumlah titik sejak memasuki musim kemarau. Namun karena luasnya area TPA dan adanya lokasi yang belum dapat dijangkau sehingga memunculkan potensi keluarnya gas metana yang memicu kebakaran.

Selain fokus pada pemadaman api, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang terdampak asap kebakaran. Bersama unsur kecamatan, TNI, Polri dan pemerintah desa, warga yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

“Pak Camat, Kapolsek, Danramil dan para kepala desa sudah bergerak mengungsikan warga yang terdampak asap. Ada yang ditempatkan di kantor desa dan ada juga yang ditampung di masjid agar masyarakat tetap aman dan nyaman,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat telah disiagakan sejak dini hari untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak. Jumlah tenaga kesehatan juga akan ditambah guna melakukan pelayanan langsung ke lingkungan RT dan RW yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Untuk mendukung proses pemadaman, Pemkab Tangerang turut mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk pasokan air bersih dari Perumdam TKR yang digunakan sebagai sumber air bagi armada pemadam kebakaran.

Baca Juga :  Integrasi NIB-NOP Diperkuat, Bupati Tangerang Dorong Validasi BPHTB Lebih Cepat dan Transparan

“Kami memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk bantuan pasokan air dari Perumdam TKR untuk mendukung proses pemadaman. Kami akan terus berupaya hingga api benar-benar dapat dipadamkan,” tegasnya.

Terkait status penanganan bencana, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan penetapan status darurat mengingat dampak kebakaran yang tidak hanya mengancam lingkungan tetapi juga kesehatan masyarakat.

“Insya Allah malam ini sedang dikonsepkan bersama BPBD dan DLHK untuk menetapkan kondisi ini sebagai status darurat karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat serta risiko meluasnya kebakaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati memastikan pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan normal. Volume sampah yang masuk ke TPA Jatiwaringin saat ini masih berada pada kisaran normal, yakni sekitar 1.200 ton per hari. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema pengaturan area pembuangan agar pelayanan persampahan tetap berjalan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Lanjut dia, kejadian kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya percepatan implementasi Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pemkab Tangerang akan melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan percepatan terhadap program pengolahan sampah menjadi energi listrik. Kejadian ini menjadi salah satu alasan penting agar penanganan sampah dapat dilakukan dengan teknologi yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Hj.  Dilli  Windu  Rezeki  Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas
Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan
Sekda Buka STQ Tilawah Gemilang 2026, Cetak Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini
Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga
Petani Desa Mekar Jaya Sepatan Dilatih Pembuatan Kompos Organik dari Rumput Laut, Arang Sekam, dan Kohe oleh Tenaga Ahli BRIN
Pemkab Tangerang Gandeng BRIN Riset Peningkatan Produksi Padi Sawah di Mekar Jaya Sepatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Dr. Hj.  Dilli  Windu  Rezeki  Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga

Berita Terbaru