Camat Cisoka Luncurkan Batik Khas Daerah di Peringatan HUT ke-44, Padukan Nilai Sejarah, Budaya, dan Sosial

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ifaktanews.com – Cisoka, Kabupaten Tangerang, Peringatan hari jadi Cisoka ke-44, yang dihitung sejak pembentukannya pada tahun 1982, menjadi momentum istimewa yang dirangkaikan secara khidmat melalui aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim, sekaligus peluncuran resmi identitas budaya lokal berupa Batik Cisoka. Acara berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa; serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman.

 

Camat Cisoka, Sumartono, menyampaikan bahwa rangkaian acara ini mencerminkan keseimbangan antara kepedulian sosial terhadap sesama dan kebanggaan atas kekayaan warisan daerah. “Melalui peluncuran Batik Cisoka, kecamatan ini tidak hanya memperkuat komitmen terhadap City Branding berbasis kearifan lokal, tetapi juga mendorong roda ekonomi kreatif masyarakat dan para pelaku UMKM setempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Intan Hadiri Tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar

 

“Alhamdulillah, pada hari ini telah terlaksana peringatan hari jadi Cisoka ke-44. Memang dari tahun ke tahun kita melaksanakan peringatan hari jadi Cisoka dengan nuansa keagamaan, dan Alhamdulillah hari ini kita juga bisa berbagi kepada anak yatim,” tambah Sumartono.

 

Lebih lanjut, Sumartono menjelaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Cisoka secara resmi meluncurkan Batik Cisoka sebagai batik khas daerah. Motif batik ini mengangkat kearifan lokal yang menonjolkan karakteristik khas wilayah Cisoka, meliputi motif bambu, bunga asoka, bunga cempaka, kubah masjid, serta komoditas khas pertanian lokal.

 

“Pada peluncuran Batik Cisoka ini, terdapat lima unsur utama. Pertama, warna ungu, yang merupakan ciri khas Kabupaten Tangerang. Kedua, diambil dari nama Cisoka, yang menurut cerita rakyat berasal dari tiga versi; salah satunya adalah bunga asoka yang konon mengeluarkan embun di pagi hari, digunakan untuk berwudhu. Versi lainnya berasal dari kisah perseteruan Ki Daeng dan Ki Laeng yang kemudian disatukan oleh Syeh Mubarok, hingga muncul air mata kebahagiaan — ‘Ci’ berarti air, dan ‘Soka’ berarti mata. Dari versi-versi tersebut, kita mengambil simbol bunga asoka sebagai salah satu identitasnya,” papar Sumartono.

Baca Juga :  Malam Tasyakur HUT RI ke-81 Kecamatan Cisoka: Penuh Syukur, Sekaligus Serah Terima Koblat Musolah di Lingkungan Wilayah

 

“Selanjutnya ada bunga cempaka, yang diambil dari nama Desa Cempaka. Konon, di sana terdapat makam Nyi Mas Cempaka, sosok yang ikut berjuang di wilayah Kabupaten Tangerang sebelum masa perjuangan Nyi Mas Melati. Kemudian ada bambu, yang melambangkan bahwa sekitar 30 persen wilayah Cisoka ditumbuhi tanaman bambu. Terakhir, terdapat simbol keagamaan Islam, yang diambil dari ornamen-ornamen yang biasa kita temukan di masjid atau mushola. Kelima simbol inilah yang kami gunakan untuk menggambarkan ciri khas Cisoka, sehingga terpenuhi nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokalnya,” jelas Sumartono. ( Riska)

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Hj.  Dilli  Windu  Rezeki  Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas
Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan
Sekda Buka STQ Tilawah Gemilang 2026, Cetak Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini
Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga
Petani Desa Mekar Jaya Sepatan Dilatih Pembuatan Kompos Organik dari Rumput Laut, Arang Sekam, dan Kohe oleh Tenaga Ahli BRIN
Pemkab Tangerang Gandeng BRIN Riset Peningkatan Produksi Padi Sawah di Mekar Jaya Sepatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Dr. Hj.  Dilli  Windu  Rezeki  Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga

Berita Terbaru