Terima Wali Kota Gyeongsan Korea Selatan, Bamsoet Dorong Investasi Korea di Bidang Smart Farm, Kosmetika dan Otomotif

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ifaktanews.com – Jakarta, Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menerima kunjungan Wali Kota Gyeongsan Korea Selatan, Cho Hyun-il, bersama delegasi pengusaha dari Gyeongsan Chamber of Commerce and Industry (KADIN KORSEL) guna menjajaki penguatan kerja sama ekonomi antara pelaku usaha Indonesia dan Korea Selatan. Pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada peluang investasi dan kemitraan di sektor smart farm, industri kosmetika, serta pembuatan spare part otomotif yang dinilai memiliki prospek besar di tengah meningkatnya hubungan ekonomi kedua negara. Rencana kerja sama ini diharapkan mampu memperluas investasi, memperkuat transfer teknologi, membuka pasar ekspor baru, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri nasional di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompetitif.

“Banyak peluang yang bisa segera diwujudkan melalui kemitraan pengusaha Indonesia dengan pengusaha Korea Selatan. Smart farm akan memperkuat ketahanan pangan melalui penerapan teknologi pertanian modern, industri kosmetika membuka ruang bagi peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia, sementara sektor spare part otomotif memiliki prospek besar karena pasar kendaraan di Indonesia dan kawasan ASEAN terus berkembang,” ujar Bamsoet saat menerima kunjungan Wali Kota Gyeongsan Korea Selatan, Cho Hyun-il, di Jakarta, Kamis (9/7/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. Korea Selatan merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia dengan investasi yang tersebar pada sektor manufaktur, elektronik, otomotif, petrokimia, hingga industri berbasis teknologi. Perdagangan bilateral kedua negara dalam beberapa tahun terakhir juga tetap berada pada kisaran lebih dari USD 20 miliar per tahun. Berlakunya Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) semakin membuka peluang perdagangan, investasi, serta integrasi rantai pasok industri kedua negara. Di sektor otomotif, berbagai produsen Korea telah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk memenuhi pasar domestik maupun ekspor.

Baca Juga :  Kapolsek Pasar Kemis Hadiri Pengajian Warga, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

“Indonesia memiliki kekuatan pada sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta bonus demografi. Korea Selatan unggul dalam inovasi, riset, teknologi manufaktur, digitalisasi, dan efisiensi industri. Sinergi kedua keunggulan tersebut akan menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan dan memperkuat posisi kedua negara dalam menghadapi persaingan ekonomi global,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, salah satu pembahasan utama adalah pengembangan smart farm yang telah menjadi keunggulan Kota Gyeongsan. Pemanfaatan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sensor otomatis, sistem irigasi digital, hingga analisis data mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi biaya operasional. Indonesia memiliki potensi besar mengadopsi teknologi tersebut mengingat sektor pertanian masih menjadi penopang kehidupan jutaan masyarakat. Modernisasi pertanian juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian berbasis teknologi.

“Kerja sama smart farm harus diarahkan pada transfer teknologi dan peningkatan kapasitas petani Indonesia. Tujuannya agar produktivitas meningkat, kualitas hasil panen semakin baik, penggunaan air dan pupuk lebih efisien, serta regenerasi petani dapat berjalan melalui pemanfaatan teknologi digital yang semakin mudah diterapkan,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Komisi II DPR Apresiasi 14 Terobosan BKN: Efisiensi Anggaran Tak Hambat Reformasi ASN

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini menuturkan, pertemuan juga membahas industri kosmetika yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Nilai pasar kosmetik nasional terus meningkat seiring tumbuhnya kelas menengah, tingginya penetrasi e-commerce, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk kecantikan dan perawatan kulit. Korea Selatan dikenal sebagai salah satu pusat inovasi kosmetik dunia melalui riset bahan aktif, teknologi formulasi, dan pengembangan produk berbasis sains. Kerja sama dapat dikembangkan melalui investasi pabrik bersama, penelitian bahan baku alami Indonesia, pengembangan produk halal, hingga perluasan jaringan distribusi ke pasar regional maupun global.

Selain itu, dibahas pula tentang

industri spare part otomotif. Indonesia merupakan salah satu basis produksi kendaraan terbesar di Asia Tenggara dengan industri komponen yang terus berkembang. Ribuan perusahaan pemasok komponen telah menjadi bagian rantai pasok industri otomotif nasional maupun dunia. Kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Korea Selatan diharapkan mempercepat peningkatan kualitas produksi, standardisasi internasional, penggunaan teknologi presisi, serta memperluas peluang ekspor komponen buatan Indonesia ke berbagai negara. Industri komponen juga memiliki efek berganda yang besar terhadap pertumbuhan UMKM, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan investasi nasional.

“Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan Indonesia dan Korea Selatan melalui kerja sama ekonomi yang lebih produktif. Kita berharap komunikasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor terus ditingkatkan sehingga berbagai peluang investasi dapat segera direalisasikan menjadi proyek nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara,” pungkas Bamsoet. (*)

Penulis : Riska

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koramil 13/Cisoka Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako Gratis
Kodim 0510/Tigaraksa Peduli Ojol, Resmikan Basecamp Ojol C-Pot di Bojong Nangka
Dekat dengan Masyarakat, Polsek Panongan Gelar Sambang Warga dan Sosialisasi Layanan Call Center 110
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Perkuat Sinergitas, Polsek Panongan Gelar Program ‘Ngariung’ Bersama Warga Desa Panongan
Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif
Tampil Bersama Gubernur Pramono Anung, Muhammad Arjuna Azhar Jadi Ikon Siswa Berprestasi Hari Anak Nasional 2026
Jual Obat Keras Tanpa Izin, Seorang Pria Diamankam Satresnarkoba Polresta Tangerang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WIB

Koramil 13/Cisoka Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako Gratis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:45 WIB

Kodim 0510/Tigaraksa Peduli Ojol, Resmikan Basecamp Ojol C-Pot di Bojong Nangka

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:41 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polsek Panongan Gelar Sambang Warga dan Sosialisasi Layanan Call Center 110

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Sinergitas, Polsek Panongan Gelar Program ‘Ngariung’ Bersama Warga Desa Panongan

Berita Terbaru

TNI - Polri

Koramil 13/Cisoka Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako Gratis

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:57 WIB