CEO Alamsyah Desak Larang Motor Mini Bensin di Alun-Alun Puspem Tigaraksa Demi Keselamatan Anak

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ifaktanews.com – Kabupaten Tangerang — CEO Geram Grup, Alamsyah, mendesak pihak kepolisian dan pengelola kawasan Alun-Alun Pusat Pemerintahan (Puspem) Tigaraksa untuk segera melarang operasional dan penyewaan motor mini berbahan bakar bensin yang digunakan oleh anak-anak. Desakan tersebut disampaikan setelah ia menyaksikan langsung kecelakaan yang melibatkan dua anak perempuan pada Minggu malam sekitar pukul 21.20 WIB.

Menurut Alamsyah, dua anak perempuan yang merupakan kakak beradik, dengan perkiraan usia sekitar 9 tahun dan 5 tahun, mengalami kecelakaan saat mengendarai motor mini bensin di kawasan alun-alun yang sedang ramai dipadati pengunjung.

“Kejadiannya sangat cepat. Saat itu sang kakak mengendarai motor mini bersama adiknya. Tiba-tiba tuas gas tertarik oleh sang adik, sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali. Keduanya terjatuh dengan wajah menghantam paving block yang keras,” ujar Alamsyah.

Akibat kejadian tersebut, adik perempuan yang berusia sekitar 5 tahun mengalami luka pada bagian wajah dan mengeluarkan darah dari mulut. Peristiwa itu sempat membuat panik para pengunjung yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa

Yang lebih memprihatinkan, kata Alamsyah, pemilik kendaraan yang menyewakan motor mini tersebut mengakui bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi, dan sudah beberapa kali menimbulkan kecelakaan.

“Pernyataan itu justru membuat saya semakin prihatin. Jika memang sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, mengapa aktivitas penyewaan kendaraan ini masih terus dibiarkan tanpa pengawasan dan standar keselamatan yang memadai?” tegasnya.

Alamsyah mengaku sangat geram melihat kondisi tersebut, hingga memutuskan untuk segera membawa pulang anak-anaknya yang sedang bermain di kawasan Alun-Alun Puspem Tigaraksa.

Sejak pertama tiba di lokasi, ia melihat banyak motor mini berbahan bakar bensin yang disewakan kepada anak-anak usia dini. Ia juga menyaksikan sejumlah anak mengendarai kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi di tengah keramaian pengunjung.

“Saya melihat sendiri banyak anak-anak memacu kendaraan itu dengan kencang. Ini sangat berbahaya karena kawasan alun-alun dipenuhi pejalan kaki, anak-anak, dan keluarga. Potensi tabrakan maupun kecelakaan sangat besar,” katanya.

Baca Juga :  Ratusan Miliar BWS Kalsel III di Sungai Veteran Dinilai Gagal Total Tanpa Malu: Copot PPK-nya! Blacklist Kontraktor-nya

Pendiri Geram Grup itu menilai keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan ekonomi dari usaha penyewaan kendaraan tersebut.

“Kami mendesak pihak kepolisian dan pengelola Alun-Alun Puspem Tigaraksa untuk segera mengambil tindakan tegas. Jangan hanya memikirkan pendapatan semata, tetapi mengabaikan keselamatan anak-anak. Apalagi aktivitas ini dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai seperti helm, pelindung lutut, maupun pengawasan yang ketat,” ujar Alamsyah.

Geram Grup juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh wahana dan aktivitas komersial di kawasan alun-alun, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang datang berekreasi bersama keluarga.

“Jangan sampai ada korban yang lebih parah atau bahkan kehilangan nyawa baru kemudian dilakukan penertiban. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi
Borong Prestasi O2SN hingga Lomba Tari, SMAN 4 Banjarmasin Buktikan Semboyan “Unggul Prestasi, Santun Bersikap” H. Arusliadi, M.Pd: Ini Bukti Kerja Keras Siswa dan Guru
PT EDS & PEMI AW Keluhkan Gangguan, Minta APH Jaga Ketertiban
Matangkan Agenda Mubes dan Raker 2026 di Puncak Bogor, Media Center Cisoka Gelar Diskusi Strategis
Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa
Inuar Gumay, SH: APH Harus Tegas, Beri Efek Jera Pendemo Anarkis di PEMI AW
Sosialisasi Kesehatan Oleh Anggota Dewan DPR RI Komisi IX Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat.
Digaji Uang RP1 Juta, Karyawan Pertanyakan Pemotongan Hingga 60% Tanpa Rincian Jelas Dan Akan Lapor!

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Borong Prestasi O2SN hingga Lomba Tari, SMAN 4 Banjarmasin Buktikan Semboyan “Unggul Prestasi, Santun Bersikap” H. Arusliadi, M.Pd: Ini Bukti Kerja Keras Siswa dan Guru

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:51 WIB

PT EDS & PEMI AW Keluhkan Gangguan, Minta APH Jaga Ketertiban

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:04 WIB

Matangkan Agenda Mubes dan Raker 2026 di Puncak Bogor, Media Center Cisoka Gelar Diskusi Strategis

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa

Berita Terbaru