Solar Subsidi Kosong, Rakyat Dipaksa Beli Dex Rp 27.900, 7 LSM Demo Besar-Besaran

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ifaktanews.com – TANGERANG, Terkait adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang dinilai di luar nalar, tujuh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama Gabungan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (GMPKP) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 7 Mei 2026.

Aksi ini mengusung tema: “Tolak Kenaikan BBM Non-Subsidi yang Sangat Keterlaluan dan Hentikan Pemiskinan Rakyat”.

H. Alamsyah, selaku Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia dan juga CEO Geram Grup, menyampaikan bahwa aksi ini dipicu oleh lonjakan harga yang tidak masuk akal.

“Dalam sebulan, harga Pertamina Dex melesat 64 persen, dari Rp14.500 menjadi Rp27.900 per liter per 4 Mei 2026,” tegasnya.

Baca Juga :  Kembali Pimpin Doa Pelantikan SMSI Kota Serang, KH Aby Muluk Disebut sebagai ‘Kiyainya SMSI Banten

Lebih lanjut ia mengatakan, kenaikan ini sangat melukai hati dan mencederai rasa keadilan sosial, serta menjadi bentuk nyata ketidakpekaan pemerintah.

“Yang mana pada akhirnya, rakyat kecil diduga dipaksa membeli Dex Rp27.900 atau Dexlite Rp26.000 sebagai satu-satunya pilihan, lantaran stok solar subsidi kosong,” ucapnya tegas.

Dalam kesempatan tersebut, massa yang ditandatangani oleh 7 LSM dan GMPKP melayangkan 8 tuntutan utama, yaitu:

1. Turunkan harga BBM non-subsidi ke tingkat yang wajar dan manusiawi!

2. DPRD Tangerang jangan diam, suarakan penderitaan rakyat ke pusat!

3. Stop alasan Selat Hormuz! Pejabat tidak kena dampak karena kupon BBM ditanggung rakyat!

4. Hadirkan solusi konkret, jangan bebani rakyat terus!

Baca Juga :  Peringati Usia ke-3, MCJ Santuni 50 Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Sinergi

5. Prioritaskan kesejahteraan, bukan program yang tidak penting!

6. Transparan dalam mengelola anggaran negara!

7. Jangan jadikan rakyat tumbal krisis ekonomi!

8. Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas mafia BBM yang selama ini diduga menjadi biang keladi kelangkaan di setiap SPBU.

 

Adapun ketujuh LSM dan organisasi yang tergabung dalam aksi tersebut antara lain:

 

1. LSM Geram Banten (Ketua: H. Alamsyah)

2. LSM Seroja (Ketua: Taslim Wirawan, S.H.)

3. LSM Mapan (Ketua: H. Safpudin Juhri)

4. LSM Matahari (Ketua: Endang Suherman)

5. LSM Pik Rata (Ketua: Saidi)

6. LSM BP2A2N (Direktur Eksekutif: Ahmad Suhud)

7. LSM PPUK (Hendra Jaya)

 

Liputan Riska

Penulis : Riska

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inuar Gumay, SH: APH Harus Tegas, Beri Efek Jera Pendemo Anarkis di PEMI AW
Sosialisasi Kesehatan Oleh Anggota Dewan DPR RI Komisi IX Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat.
Digaji Uang RP1 Juta, Karyawan Pertanyakan Pemotongan Hingga 60% Tanpa Rincian Jelas Dan Akan Lapor!
Dislautkan Kalsel Genjot Peran Pokmaswas Jaga Pesisir, Laut Sehat Ekonomi Maju
PT Gradya Murni Utama Berhasil Ratakan Bangunan Liar, Pasang Papan Penanda Status Kepemilikan Sah
Anggota Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang Paksi Partai PDIP Dapil 4 Lisiawati Lase Hadir Salurkan Santunan Yatim Piatu di Festival Bulan Bung Karno
DPC PDIP Kabupaten Tangerang Aksi Tanam Pohon Meriahkan Hari Bung Karno 2026 
Wujudkan Keadilan bagi Semua, PDI Perjuangan Buka Layanan Hukum Gratis di Festival Bulan Bung Karno

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:25 WIB

Inuar Gumay, SH: APH Harus Tegas, Beri Efek Jera Pendemo Anarkis di PEMI AW

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:26 WIB

Sosialisasi Kesehatan Oleh Anggota Dewan DPR RI Komisi IX Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat.

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:29 WIB

Digaji Uang RP1 Juta, Karyawan Pertanyakan Pemotongan Hingga 60% Tanpa Rincian Jelas Dan Akan Lapor!

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:03 WIB

Dislautkan Kalsel Genjot Peran Pokmaswas Jaga Pesisir, Laut Sehat Ekonomi Maju

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:04 WIB

PT Gradya Murni Utama Berhasil Ratakan Bangunan Liar, Pasang Papan Penanda Status Kepemilikan Sah

Berita Terbaru