ORI Kalsel Dibentuk Hari Ini: Wadah Perjuangan Buruh Kembali Independen

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ifaktanews.com – BANJARMASIN, Kalsel – Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Kalimantan Selatan resmi memasuki tahap finalisasi pembentukan. Kamis, 10 Juli 2026 menjadi tonggak awal konsolidasi ORI di Kalsel, setelah ORI Pusat menyatakan sikap keluar dari kepengurusan Partai Buruh.

Pernyataan sikap itu disampaikan Sekretaris Jenderal ORI Pusat, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., yang juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekjen Partai Buruh. Keputusan tersebut diikuti oleh kurang lebih 1,3 juta anggota ORI se-Indonesia.

Dengan demikian, posisi ORI saat ini telah sepenuhnya keluar dari struktur Partai Buruh dan kembali bergerak sebagai organisasi masyarakat sipil independen dalam membela eksistensi dan marwah para pekerja di Indonesia.

“Kami kembali ke khittah. ORI adalah rumah perjuangan buruh, bukan alat politik praktis. Hari ini di Kalsel kita mulai membangun kembali dari daerah,” ujar perwakilan peserta rapat.

Baca Juga :  FKPWK Rayakan Milad ke-2: "Tumbuh Mandiri, Bangkit Bersinergi" Di Bawah Komando H. RACHMAD FADILLAH, S.H.

Rapat finalisasi penyusunan kepengurusan ORI Kalsel digelar di Banjarmasin dan dihadiri berbagai unsur. Hadir perwakilan dari jajaran KSPSI Kalsel, beberapa Advokat senior Kalsel, Akademisi, Ormas/LSM, hingga pensiunan ASN.

Dalam rapat tersebut berhasil dirumuskan nama-nama yang direkomendasikan untuk menduduki Struktur Organisasi ORI Kalsel periode mendatang. Struktur yang dibahas mencakup level Pembina, Penasehat, Ketua, Sekretaris, Bendahara, hingga kepala Bidang-bidang.

Selanjutnya, daftar nama-nama tersebut akan segera disampaikan kepada Pengurus ORI Pusat melalui pemegang mandat Ketua KSPSI Kalsel, H. Sadin Sasau. Penyampaian dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam forum tersebut ditegaskan kembali 3 tujuan utama ORI sebagai ormas independen:

1. Perlindungan Hak Dasar Pekerja Menjamin tegaknya tiga pilar utama kesejahteraan buruh. Pertama kepastian kerja/job security, Kedua kepastian pendapatan/income security, dan Ketiga jaminan sosial/social security.

2. Posisi Tawar Politik ‘Bargaining Power’ Menjadikan buruh sebagai subjek hukum dan aktor utama politik nasional, bukan sekadar komoditas suara saat pemilu.

Baca Juga :  Pembukaan KKN Dari Universitas Islam Negeri ( UIN ) Syarif Hidayatullah Jakarta Di Desa Batok. ‎

3. Keseimbangan Kebijakan Nasional Menciptakan iklim ketenagakerjaan yang adil, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan kesejahteraan buruh, bukan mengeksploitasi pekerja.

Diharapkan dengan terbentuknya ORI Kalsel akan mampu menampung dan menyalurkan aspirasi pekerja di Kalsel secara independen.

“ORI Kalsel harus jadi wadah perjuangan politik buruh secara mandiri, solid, dan diperhitungkan. Tujuannya satu: mewujudkan keadilan sosial, kemakmuran, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh pekerja dan kaum buruh di Kalsel khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya,” tegas salah satu peserta dari unsur akademisi.

Dengan deklarasi ini, Kalsel menjadi salah satu provinsi pertama yang merampungkan konsolidasi pasca ORI menyatakan sikap independen di tingkat nasional.

Reporter: Raihan

Editor: Redaktur Pelaksana

Penulis : Raehan

Follow WhatsApp Channel ifaktanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangerang Darurat Tata Kelola : HMI Dan GMNI Kepung Bupati, Tagih 13 Dosa Rezim Maesyal-Nintan! 
Pembukaan KKN Dari Universitas Islam Negeri ( UIN ) Syarif Hidayatullah Jakarta Di Desa Batok. ‎
Intalasi Air Bersih GUD Diduga Bocor, Dinas Seperti Tutup Mata
Ir. H. Syakhril Hadrianadi Apresiasi Dua ASN PUPRP Tanah Laut Raih Penghargaan Disiplin & Berintegritas
AMDBB Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako kepada Masyarakat di Daerah Provinsi Banten
Diduga Beking orang Mabuk di Lokasi Proyek Pemerataan Tanah Di Desa Tegalsari , Pemerintah harus Tau Aturan
Sosialisasi Kesehatan Oleh Anggota Dewan DPR RI Komisi IX Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat.
Digaji Uang RP1 Juta, Karyawan Pertanyakan Pemotongan Hingga 60% Tanpa Rincian Jelas Dan Akan Lapor!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Tangerang Darurat Tata Kelola : HMI Dan GMNI Kepung Bupati, Tagih 13 Dosa Rezim Maesyal-Nintan! 

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:34 WIB

Pembukaan KKN Dari Universitas Islam Negeri ( UIN ) Syarif Hidayatullah Jakarta Di Desa Batok. ‎

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:36 WIB

Intalasi Air Bersih GUD Diduga Bocor, Dinas Seperti Tutup Mata

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:40 WIB

ORI Kalsel Dibentuk Hari Ini: Wadah Perjuangan Buruh Kembali Independen

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:37 WIB

Ir. H. Syakhril Hadrianadi Apresiasi Dua ASN PUPRP Tanah Laut Raih Penghargaan Disiplin & Berintegritas

Berita Terbaru